[21-Sep-2018 04:50:59 America/Chicago] PHP Fatal error: Call to undefined function plugins_url() in /home/mandalikadutadam/public_html/wp-content/plugins/accelerated-mobile-pages/pagebuilder/modules/image.php on line 11 [21-Sep-2018 04:50:59 America/Chicago] PHP Fatal error: Call to undefined function plugins_url() in /home/mandalikadutadam/public_html/wp-content/plugins/accelerated-mobile-pages/pagebuilder/modules/blurb.php on line 27 [21-Sep-2018 04:50:59 America/Chicago] PHP Fatal error: Call to undefined function get_categories() in /home/mandalikadutadam/public_html/wp-content/plugins/accelerated-mobile-pages/pagebuilder/modules/contents.php on line 13 Usai Dilatih, Duta Damai Siap Berjihad - Mandalika Duta Damai
Saturday, November 17Mataram - Nusa Tenggara Barat

Usai Dilatih, Duta Damai Siap Berjihad

Bagikan ke tempan sosial anda

Mataram, Mandalika.dutadamai.id (25/10)- Usai diberikan pelatihan, 60 orang duta damai siap diterjunakna untuk memerangi konten negatif berupa radikal terorisme dan hoax di dunia maya. Ke-60 duta damai ini terdiri dari tim blogger, IT dan Design Komunikasi Visual (DKV) yang diharapkan mampu menghasikan kreasi untuk menangkal propaganda, baik yang dilakukan secara online maupun offline.
Kegiatan Duta Damai Dunia Maya yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Hotel Lombok Astoria telah berlangsung selama tiga hari, dimulai dari Senin (23/10) lalu. Pembentukan duta damai dunia maya ini merupakan upaya yang dilakukan BNPT untuk mencegah munculnya bibit radikal terorisme melalu dunia maya. Strategi softapproach ini menggandeng pemuda-pemudi di Mataram untuk menyumbangkan kreatifitasnya masing-masing untuk membuat konten berupa tulisan, info grafis, video bahkan meme.
Sebelum diterjunkan untuk memerangi konten negatif di dunia maya, para duta dibekali dengan amunis berupa pengetahuan tentang radikal terorisme dan framing media yang sering digunakan untuk membuat propanda di sosial media maupun website. Tak hanya itu, setiap bidang peminatan seperti Blogger, IT, DKV juga diberikan penguatan materi untuk pelaksaan teknis masing-masing bidang.
Siap Berjihad
Satu peserta duta damai, Febrian Putra mengungkapkan bahwa dirinya sudah siap untuk terjun langsung memerangi konten hoax dan radikal di dunia maya, “Sangat siap 1000 %, karena anak-anak muda ini kan dekat sekali dengan media sosial. Jadi anak muda ini tidak hanay menggunakan media sosial untuki bermain-main, tapi bagaiman anak muda hari ini bisa memberikan kontribusi positif”. Ia juga menguGgkapkan bahwa dirinnya siap untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan yang tidak hanya pada ranah online, tapi juga offline dengan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah maupun kabupaten atau kota. “saya berani dorong untuk kita maju ke maisng-masing kepala daerah, secara bergilir” Ujar Redaktur Pelaksana Lombok Post ini.
Hal senada juga memang diharapkan oleh pihak BNPT sendiri, dalam hal ini disampaiakan oleh Kol. Pas. Drs. Sujatmiko selaku Kasubdit Kontra Popaganda, “ jangan lupa, kita tidak hanya bergerak di online saja, kreatif kita juga dituntut di offline juga. Bisa dilihat di grup-grup kegiaatan offline di daerah-daerah lain apa aja.” tandasnya.
Harapan
“Tulisa saja, tidak usah harapan itu (Red:Berangkat ke Jakarta). Karena betul-betul yang kita lakukan nonprofit. Kita serahakan pada yang kuasa. Kalau kita berbuat baik, nanti pasti ada dukungan baik itu dari pemerintah daerah maupun dari BNPT sendiri.”. Ia juga berpesan pada duta damia agar mampu membuat kegiatan atau konten yang sesui dengan kearifan di NTB, dan tidak haru berpatokan pada kegiatan yang dilakukan oleh duta damai di daerah. (Hkm)

Bagikan ke tempan sosial anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *